Hati merupakan sumber kekuatan diri.
Ketika tidak dapat menata hati dengan baik maka
gejolak masalah yang menghadang dapat menjadi
pemicu timbulnya rasa tertekan.
Tanpa disadari, stres yang kita alami kadang-kadang terjadi karena kita terlali banyak berpikir buruk. Apabila pikiran buruk sudah mulai membanjiri diri, tarik nafas panjang dan yakinlah diri sendiri bahwa pikiran itu nggak selalu jadi kenyataan.
Orang yang stres kerapkali melihat dirinya sendiri, dia tak punya teman yang bisa diajak berbagi rasa dan meyakini bahwa dirinya memang stres. Jika kita tidak mengubah keyakinan, maka tidak ada yang berubah dari itu.
Pikiran dan sikap sangat berpengaruh terhadap keadaan. Dengan mengkonstruksi pikiran setahap demi setahap dan mengerahkannya sesuai dengan apa yang diinginkan, kita dapat memengaruhi keadaan buruk menjadi lebih baik. Percaya deh!
Ini adalah beberapa trik sederhana agar kita dapat menghindari sekaligus mengatasi stres.
1. Jangan pernah menganggap kita terkena stres
Anggap aja stres adalah bagian dari sirkulasi udara yang akan bergantian keluar masuk dalam diri kita. Jika ada tarikan nafas, pasti akan ada embusan. Biarkan stres itu mengalir apa adanya tak perlu terlalu dipikirkan. Tekanan hidup memang selalu dilalui tiap orang, solusi terbaik adalah cara diri kita melaluinya. Dalam banyak kasus, sugesti justru yang paling kerap memperparah keadaan. Kita harus yakin bahwa stres itu akan berakhier, dan kita akan kembali tenang seperti sedia kala.
2. Jangan pernah merasa sendirian
Ada banyak orang yang menyayangi diri kita, selain itu kita harus selalu yakin bahwa Allah merupakan pendamping setia dalam setiap langkah.
3. Cobalah mencoba menganalisa penyebab stres kita
Cara kita menganalisa penyebab stres akan membantu kita untuk akhirnya bisa memecahkan letak akar masalah. Catatlah history perjalanan kita hingga akhirnya stres itu muncul. Setelah itu bersegeralah untuk menyelesaikan titik persoalan tiu dan jangan terlalu lama terguncang, hidup terus mengalir seperti air.
Sebenarnya tak seorang pun, walaupun sangat ahli dapat menolong orang yang stres. Orang lain hanyalah perantara untuk memudahkan kita, menemukan penolong sesungguhnya dalam diri kita . jadi, yang dapat menolong diri kita ya hanya diri sendiri.
Bila cobaan hadir di dalam hidup, maka kita akan menanggapinya menurut kebiasaan berpikir kita. Bila keyakinan dalam diri tidak diubah, semua bantuan dan nasihat dari orang lain tidak akan banyak membantu. Jadi, mulailah ubah cara berpikir kita ketika menyikapi suatu masalah.
"Ya Allah, aku adukan kepada-Mu kelemahan, kekuatanku, dan sedikit usahaku."

Kalo stress, yang diperlukan ya teman. Terutama teman yg bisa mengingatkan kita kpd Allah :)
BalasHapus:)
BalasHapus