Minggu, 09 Januari 2011

Sanggupkah Kita????

Ingatlah!
Ujian yang kita jalani saat ini jauh lebih rendah bobotnya dibanding ujian-ujian orang-orang terdahulu, bayangkanlah....

sanggupkah jika kita diminta menyembelih anak sendiri?

sanggupkah jika kita diusir, dibuang ke hutan, dan diceburkan ke sumur oleh saudara kandung sendiri, oleh kakak-kakak kita yang seharusnya melindungi kita?

sanggupkah jika kita diberi penyakit yang menjijikan dan kita harus tetap berdakwah?

sanggupkah kita untuk tetap mengatakan Allah subhanahu wa ta'ala adalah Tuhan yang satu saat kita dibakar dipadang pasir yang terik dan ditimpa batu besar hingga panasnya sampai ke tulang sum-sum?

sanggupkah jika kita melihat ayah kita terputus badannya ditarik kuda-kuda oleh pasukan kafir? lalu ibu kita dihujam tombak pada sekujur tubuhnya?

atau bahkan sanggupkah jika kita harus tetap tersenyum saat dicaci, dilempari kotoran, dilempari batu-batu, diludahi, atau bahkan dipanggil ‘si gila’?

SANGGUPKAH KITA?

2 komentar:

  1. Luar biasa kecil sekali ya keluhan kita dibanding keluhnya orang orang terdahulu. Luar biasa.

    BalasHapus
  2. yups,,ternyata cobaab yang kita hadapi/lalui masih belum ada apa-apanya dibanding dulu

    BalasHapus